Mawaddah on TV!

Mawaddah Internasional as was seen on TVRI – TV Republik Indonesia on September 2005
The song is entitled Kalau Tuhan Dikenali @ If We Know God

Kalau Tuhan kita kenali
kasih sayang dan perananNya
Kalau Tuhan kita fahami
Keagungan dan KekuasaanNya

Kalau Tuhan kita rasakan
betapa Dia sangat cintakan hambaNya

Kita akan sanggup berjuang
sanggup mati keranaNya
Kita akan sanggup berkorban
apa saja keranaNya [2x]

Kalau Tuhan dikenali…

Cintailah Tuhan
Dia adalah segalanya
Korbankanlah apa sahaja keranaNya
Cintakan Tuhan Cinta paling mahal
Cintakan selain Tuhan cinta murahan

Aaaaa……..

Kalau Tuhan kita kenali
Dialah segala-galanya
Kalau Tuhan kita fahami
Dialah pengurus seluruh keperluan kita

Kalaulah kita faham
Tuhan ini siapa sebenarnya

Kita akan sanggup menerima ujian keranaNya
Kita sanggup buat apa saja demi cinta padanya
Kita akan sanggup menerima ujian keranaNya
Kita akan sanggup menderita demi cinta padaNya

Kalau Tuhan dikenali

Cintailah Tuhan dia adalah segalaNya
Korbankanlah apa sahaja keranaNya

Cinta Tuhan Cinta yg abadi
Cintakan selain Tuhan cinta murahan


Chinese New Year Wishes 2007

dragon-worldwide1.jpg 

from : sloone wordpress blog : - logo : courtesy of kickdefella wordpress blog

Wishing All Chinese Worldwide, Have a Happy and Prosperous Chinese New Year !!

karte-china-xinjiang-330-24.jpg

Islam has been a presence in China for nearly 800 years. The initial contacts with Islam came about much earlier, however. Beginning in the 7th century, Muslim traders traveled to the Middle Kingdom via the Silk Road and the Indian Ocean.

Islam was not able to establish itself permanently until during the Mongol dynasty in the 13th and 14th centuries, however, and the relationship between Muslims and Chinese rulers proved to be extremely changeable. Whereas some emperors encouraged Muslim immigration, others brutally oppressed Muslims. During the Ching dynasty alone (1644 – 1911), five wars were waged against Muslims in China.

The most severe repression of Islam in China by far took place during the Chinese cultural revolution. Under Mao’s slogan “Destroy the old world and build a new one,” Islam, like all other religions, was ruthlessly suppressed. During this period, almost all mosques and Islamic institutions were destroyed or desecrated and all of the clergy eliminated.

Since then, the situation has changed dramatically. According to observers, Islam is enjoying a modest renaissance in China. Information on the number of Muslims in China varies considerably, however, since no reliable statistics are available. Estimates range from 20 to 130 million Muslims, the majority of whom live in western China. The number of mosques is currently estimated at around 30,000.

Two large ethnic groups in China profess Islam: the Uighurs, who live in the province of Xinjiang, and the Hui, who are dispersed throughout the entire country. Ethnically, the Uighurs are not Chinese but a Turkic people. The Hui, on the other hand, are ethnically and linguistically similar to the Han Chinese, but differ from them in their religion.

One area of conflict concerns the efforts of Muslim Uighurs in the northwestern part of the country to achieve independence. Because the Chinese government fears a spread of the separatist movement to other provinces, it is taking a hard line against the rebels. During the war on terror, Peking tried to establish a link between the Muslim rebels and international terrorism.

Nevertheless, Muslims in China now have the right to practice their religion freely. Although the government insists on its regulatory function – the training of imams can only be carried out by state-approved schools – it does not prevent Muslims from following their beliefs.

After a long period of time during which the world at large was scarcely aware of the Muslims in China, their importance in global politics is now recognized. The development of Islam in China, which is currently experiencing breathtaking growth, politically as well as economically, will be of great interest to the global community in the future.

Sean Gallagher & Ingmar Kreisl

5-a-uighur-muslim.jpg

A Uighur Muslim (from the western province of Xinjiang) prays at sunset in a back alley off Tiananmen Square.

qantarade.gifislamic_world.gif

from : http://www.qantara.de/webcom


Khaulah [Mawaddah] – Soft Launching Solo Album

khaulah-zaskia.jpg     thealbum-wp.jpg

Salam perkenalan dari saya, Khaulah At Tamimi, boleh juga dipanggil Olah. -)
DI BAWAH LANGIT MU adalah refleksi kesyukuran atas nikmat dan karunia yang Tuhan berikan kepada kita hamba-Nya. Sekaligus peringatan, khususnya untuk Olah agar tidak menyalahgunakan rezeki, kesehatan, fasilitas dan segala kelebihan yang Tuhan berikan ke jalan yang dimurkai-Nya.

Alhamdulillah, ini adalah album Olah yang ke-23 sekaligus yang pertama. (Lho kok?) Ya, ini memang album solo pertama. Sebelum ini, bersama group MAWADDAH, Olah telah menghasilkan 22 album dan Tuhan rezekikan bersama MAWADDAH juga Olah telah bernyanyi di berbagai negara di Asia, Eropa, Australia dan Timur Tengah. Maaf, bukan mau membanggakan diri tapi justru ber-Tahaddus Ni’mah, menghitung-hitung nikmat Allah, supaya Olah tetap konsisten bernyanyi untuk mengagungkan Tuhan dan Rasul-Nya. Doakan ya, supaya Tuhan selalu menjaga hati, akhlak dan perbuatan. -)

Sekali lagi puji syukur kepada Tuhan yang dengan kehendak-Nya jualah album ini dapat dirampungkan dan berada ditangan teman-teman semua. Terima kasih dan ampun maaf dari lubuk hati terdalam, spesial untuk Ayahanda Abuya Ashaari Muhammad At Tamimi atas restu dan izinnya Olah boleh meninggalkan rumah dan menjalani proses rekaman di Amman Jordan, Kuala Lumpur, Bandung & Jakarta. Abuya, terima kasih juga atas puisi-puisi yang boleh dibuat lagu. Terima kasih juga untuk Ummu tercinta atas perhatian dan supportnya (Ummu, I miss U), Special thanks tuk “My Friends Forever” Zaskia Adhya Mecca atas keterlibatannya turut memeriahkan album ini. Special thanks untuk Abah Anjul degan kegigihannya bisa meyakinkan Olah all out untuk proyek ini. Special thanks to My Sweetest Sister Fatim (Miss U), Etek yang setia bersama, Kak Pah, Kak Din, Dr. Gina, Thufail, Kang Hasbu & Salman, Rani, Joni, Irwan, Tante Fida, teman-teman Mawaddah di Jordan-Malaysia-Indonesia-Australia (Thanks 4 support). Danakhirnya semua pihak yang memberi dukungan yang tidak bisa disebutkan satu per satu di sini, Olah ucapkan beribu terima kasih. Abuya…album ini kami persembahkan padamu, semoga sumbangsih kecil ini menjadi bagian dari Kebangkitan Islam yang Abuya perjuangkan dan Abuya cita-citakan, Amien…

http://khaulah.wordpress.com/

LIVE ON STAGE

FRIENDS FOREVER

Hyper Point Pasteur

18 FEBRUARI 2007

Minggu/Ahad 1300 WIB

Khaulah’s Management:

Devi Hajati:  081933711552
Rani (Bandung):  08179259099

Wawancara dengan Zaskia dalam majlis Peluncuran ‘Buku Ajaib’ di Jakarta.

 

Rasulullah SAW bersabda : Pada akhir zaman akan terjadi tanah runtuh, kerusuhan, dan perubahan muka bumi.  ‘

Ada yang bertanya kepada Rasulullah. ‘Wahai Rasulullah, bilakah hal itu terjadi.? Beliau menjawab. ‘Apabila telah bermaharajalela bunyi-bunyian (muzik) dan penyanyi-penyanyi wanita”. [Ibnu Majah]

ILMU TAJDID

Sebagai umat Islam kita disarankan membaca kehidupan masyarakat di sekeliling kita untuk dijadikan iktibar..Di zaman ini, kehidupan sunnah sudah dilupakan malah diperkecilkan dan dihina, hatta oleh umat Islam sendiri…..  Semasa kita duduk bertahiyyat di dalam sembahyang, semasa bertashahud, jari telunjuk kita mengisyaratkan angka satu..[1]….bererti kita mengaku tunduk pada Tuhan yang Maha Esa dan mengaku menghidupkan Sunnah Rasul yang satu..bukan sunnah Yahudi, bukan sunnah Nasrani. Itulah perjuangan hidup kita sepatutnya di atas muka bumi ini sebagai khalifah Allah dan penyambung perjuangan Sunnah.   

Apakah itu sunnah? ..Sunnah ada yang besar dan wajib dilakukan, ada yang hukumnya sunat sahaja dan kecil peranannya. Contoh sunnah yang besar..Menuntut ilmu, berjemaah, menyampaikan ajaran Rasulullah, amal makruf, nahi mungkar.  

Apakah sunnah yang kecil? Walau kecil ia diajar juga oleh Rasulullah SAW… dan pahalanya sunat….Adab2 masuk ke tandas, cara makan, adab2 tidur, [sunnah adab penjagaan diri] berserban dan berjubah, memakai purdah bagi wanita [sunnah berpakaian menghadapi masyarakat]. 

Dalam keadaan hidup masyarakat sekarang.. sunnah mana yang patut  diutamakan & diambil sebagai prioriti? Pastinya sunnah wajib yg besar2 iaitu berjemaah  dan berdakwah kepada masyarakat..  membangun ekonomi Islam..dsb 

Dalam keadaan kemungkaran di mana2, dan iman manusia turun naik  seperti saham Bursa KL, adalah wajib umat islam berjemaah… serigala akan lebih takut mendekati sekumpulan kambing yang banyak daripada seekor kambing yang bersendirian…berjemaah juga menguatkan jiwa berjuang..   

Dalam keadaan masyarakat wanita sekarang yang begitu dahsyat sekali di landa fitnah…sebagai dai, mana yang patut ditegakkan? Sunnah yg wajib atau yg sunat? Adalah lebih afdal wanita menanggalkan purdah jika mahu berdakwah kepada sesama wanita umumnya..   [Apa lagi jika undang2 negara mengharamkan pemakaian serban dan jubah atau purdah yg dikuatkuasakan bagi mana2 jemaah Islam]…  Lebih afdal menutup aurat dari mendedahkan aurat…Jika kebiasaannya didedah, bila mahu berdakwah, ditutup…..bagaimana mahu mengajak org kpd Tuhan jika yang mengajak pun syariatnya tidak sempurna? Jika seorang artis dakwah yg menutup aurat tetapi terlibat dalam kehidupan yang sosial dan bebas, bagaimana mesej dakwah mahu sampai ke dalam HATI peminat? Dakwah haruslah ditackel dari segenap sudut untuk menangani masalah sosial wanita…

Siapa yang tidak bimbang dengan akhlak wanita sekarang…?!

Ada kata2 hikmah mengatakan  Bila rosak wanita, maka rosaklah negara dan satu hadis mafhumnya lebih kurang begini..Aku sangat takutkan fitnah yang bakal melanda umatku disebabkan wanita, sebagaimana fitnah yang telah melanda Bani Israel   

Begitulah besarnya peranan wanita dalam masyarakat.

Lihatlah sahaja di Barat, betapa ramai anak2 zina di sana…sebahagian generasi masyarakat Amerika berumur 40 tahun ke bawah adalah anak zina…lihatlah akhlak, pakaian kaum wanita mereka..

Di seluruh dunia dari Mesir hingga ke Mongolia..semua yg dari Barat ditiru..pakaian mendedahkankan pusat, rambut yang diwarnakan perang, iris mata yang berwarna-warni dengan pemakaian contact lenses..Lebih orang putih dari orang putih..…Segala2nya jadi kegilaan….termasuklah muzik dan nyanyian..

Ini semua menunjukkan parahnya akhlak wanita di hujung zaman..  Siapa yang lebih runsing dan gusar melihat akhlak wanita? Tentulah kaum wanita Islam pencinta Islam sendiri..dan sesiapa sahaja yang cintakan Islam..tanggungjawab besarnya seeloknya dipikul di pundak kaum wanita Islam yg ramai itu tanpa mengharapkan pemimpin dari kalangan lelaki.Dan lebih afdal jika wanita sendiri turun gelanggang berdakwah secara langsung..   

Satu senario yang tidak dapat dinafikan adalah begitu berminatnya golongan wanita ini kepada muzik dan nyanyianTelah timbul fenomena wujudnya kumpulan2 nasyid yang bermula  di Malaysia ..dan merebak ke negara2 tetangga lain…ie dakwah melalui muzik secara Islam 

Lagu2 nasyid ini lebih disukai kaum wanita berbanding lelaki. Jika ada konsert group nasyid lelaki di mana2 sahaja hampir 90% penontonnya adalah wanita, terutamanya di intitusi pengajian tinggi. Adalah sudah sampai masanya kaum wanita turut bernasyid dan mengeluarkan  album untuk mengisi vakum dakwah melalui muzik…Pada masa ini, sunnah apakah yang lebih besar? Sunnah mengajak manusia kepada Allah itulah PALING UTAMA. 

Saya menulis posting ini kerana bermacam2 suara sinis yang mengatakan wanita bernasyid adalah haram. Jika kumpulan nasyid eg.Raihan [lelaki] menyanyi lagu nasyid di suatu konsert berunsur maksiat bilamana penonton bercampur dan bergesel antara lelaki  dan wanita yang sudah terlepas sholat maghrib, bagaimana pula letak  hukumnya di situ?  

Jika Rabbani menyanyi di pentas ruangan cafetaria Hotel sewaktu routine harian Ramadan – buffet ‘makan’ berbuka puasa hingga para penonton leka, apatah lagi ramai pula yg terlepas sembahyang maghrib sekali, nyanyiannya pula berterusan hinggalah  ke waktu azan Isyak dikumandangkan muazzin di dewan musolla hotel yg lengang,…..itu menyanyi untuk wang atau Tuhan?!  [ Hasil pengalaman suasana Ramadan di Hotel Singgahsana, PJ, dulunya NPC Hotel…] Bagaimanakah Abuya Ashaari Muhammad tak bersedih akan kelaku bekas anak2 didiknya sampai jadi begitu?

saveworld.jpg

Contoh golongan yang sering menjadi sasaran pihak pengkritik adalah  kumpulan nasyid wanita Mawaddah [jika di Malaysia banyak persoalan begini ditanya mengenai mereka - tak haram ke? Bid’ah..bid’ah!] 

Namun jika kita lihat, pembawaan mereka berbeza dengan arus wanita2 penyanyi yang lainnya. Mereka tidak terlalu dan menonjolkan individu vokal yang bernyanyi  secara khusus atau mempromosi agar peminat mengenal pribadi mereka  lebih dekat seperti kebiasaan artis2 yang mengejar glamour dengan sessi fotografi dsb.   

Mereka dididik dengan disiplin ketat oleh guru mursyid mereka.. supaya tiada sikap ujub dan riya dengan kepopularan mereka. Antara didikan sampingan untuk mereka, – ada tugasan membuang sampah dan mencuci tandas… Sholat tahajud mereka juga dimonitor selain amalan wirid tarekat… 

Ijtihad guru mereka adalah ‘Sudah sampai masanya pada zaman ini,  wanita diharuskan bernasyid.” 

Mereka lebih mengutamakan agar mesej2 yang dibawa iaitu lagu2 yang disampaikan dapat membawa pendengarnya menuju Tuhan.. dan sebahagian besar peminat mereka adalah kaum wanita..  


CLUE Al Mahdi:Tentera Yg Ditenggelamkan! & Dia dighaibkan

frozen_waterfall.jpg

Allah will bring out from concealment al-Mahdi from my family and just before the day of Judgment; even if only one day were to remain in the life of the world, and he will spread on this earth justice and equity and will eradicate tyranny and oppression.


Terjemahnya : Allah akan mengeluarkan dari persembunyiannya, Al Mahdi (iaitu) dari kalangan kaum keluargaku sejurus sebelum hari kiamat walaupun kiamat itu tinggal sehari sahaja lagi. Dia akan menyebarkan keadilan dan kesaksamaan di atas muka bumi ini dan menghapuskan kezaliman dan penindasan.

~ [ A Hadith in Musnad Ahmad ibnu Hanbal, Vol 1, p 99 ] ~

D i sini disebutkan beberapa contoh ayat yang ditafsirkan untuk Imam Mahdi a.s. oleh ulama2 sunnah muktabar.

Ayat Pertama – Penguasaan Islam ke atas dunia

“Mereka berkehendak memadamkan cahaya [agama] Allah melalui mulut2 mereka, sementara Allah tidak menghendaki kecuali menyempurnakan
cahaya-Nya, walaupun orang2 kafir tidak menyukai.Allahlah yang mengutus Rasul-Nya dengan petunjuk dan agama yang hak agar memenangkannya ke atas SEMUA AGAMA, walau pun orang2 musyrik tidak menyukainya.”
[Surah at-Taubah : 32-33]

Yang dimaksudkan dengan “Memenangkan” adalah “Penguasaan”. Menurut Imam Fakhru al-Razi dalam tafsirnya [al-Tafsir al-Kabir] : “Ketahuilah bahawa kemenangan itu boleh bererti kemenangan hujah, jumlah atau menguasai. Dan sudah tentu ketika Allah memberi janji kemenangan, tidak boleh memberinya kecuali dengan hal2 yang akan datang yang belum dicapai. Sementara kemenangan agama ini [Islam] dengan hujah sudah jelas dicapai pada waktu itu. kerana itu maka mestilah kita mengertikan kemenangan di dalam ayat ini dengan kemenangan Penguasaan.
[al-Tafsir al-Kabir : 16-40]

Hadis riwayat Abu Hurairah menyebut :

“Dan memenangkannya, yakni menjadikan Islam paling tinggi dan kuat dari semua agama sehingga meliputi barat dan timur.” [Lihat tafsir Ibnu Jazzi : 252, Tabari : 14-215/16645, al-Kabir : 16-40, al-Qurtubi : 8-121, al-Durr al-Manthur : 4-176].

Dalam tafsir al-Durr al-Manthur : 4-175 dikatakan : “Dan dikeluarkan oleh Sa’id bin Manshur,Ibnu al-Munzir dan Baihaqi di dalam Sunannya, dari Jabir dalam firman Allah ‘‘Agar memenangkannya ke atas semua agama’ :
katanya : “Itu semua tidak terjadi kecuali dengan tidak tinggalnya Yahudi dan Nasrani sebagai pemeluk agama kecuali Islam.”

Qurtubi berkata bahawa Al-Suda menyebut :

“Itu akan terjadi ketika munculnya al-Mahdi, maka tidak tinggal seorang pun kecuali masuk Islam.”
[lihat Tafsir al-Qurtubi : 8-121; al-Kabir : 16-40]

tenggelam.jpg usmarines.jpg sunkdesert.jpg

Foto Hiasan : Sepasukan tentera yg menguasai tanah air Arab yg datang dari arah Iraq akan ditelan ke dalam bumi padang sahara….

An Army from the Direction of Iraq

When the Holy Prophet, praise and peace be upon him,
slept in the house of Lady Ummu Salamah he awoke saying:
“There is no movement or power except from Allah.”

“What makes you say that?” asked Lady Umm Salamah.
He replied: “Because an army will come from the direction of
Iraq to seize a man from Al Medina whom Allah protects.
When they reach the desert in the direction of Dhi Hulayfah
the ground will swallow them up.
Those that are on top cannot reach those beneath,
and those beneath cannot reach those on top
up until the Day of Judgement.
Their motivations are different.”
Lady Umm Salamah then asked:
“O Messenger of Allah, praise and peace be upon him,
how is it that they will be swallowed up although their motives are different?”
He replied: “Among them are those that have been coerced to join.”
This Hadith was reported by Anas and is found in the references of Ibn Majah, Al Busiri and Al Bazaar

http://www.allah.com/download/ALMAHDI.doc

Ayat Kedua – Tentera yg Ditenggelamkan

“Dan [alangkah hebatnya] jika kamu melihat ketika mereka [orang2 kafir]
terperanjat ketakutan, maka mereka tidak boleh melepaskan diri dan mereka ditangkap dari tempat yang dekat.”
[Surah Saba’ ;51]

Penjelasan : Di dalam beberapa tafsir besar, sesuai dengan hadis riwayat Huzaifah bin al-Yaman, ayat tersebut dimaknakan kepada tentera yang ditenggelamkan ke dalam bumi [lihat tafsir : al-Tabari : 22-72, ‘Aqd al-Durar :74, bab 4, fasal :2, al-Hawi Li al-Fatawa karangan al-Suyuti : 2-81, Abu Hayyan, al-Maqdisi al-Syafi’I, al-Qurtubi, al-Kasysyaf karangan al-Zamakhsyari dan lain2]

Istilah Tentera Yang Ditenggelamkan terkenal di antara para sahabat. Dan hal tersebut belum pernah terjadi sampai sekarang. Sebab kalau terjadi sudah pasti akan sangat terkenal. Keterkenalan istilah Tentera Yang Ditenggelamkan di antara para sahabat Nabi itu dapat dilihat didalam hadis2, seperti di dalam hadis riwayat Muslim yang disyarahkan al-Nawawi : 18-59,62 dan 63, berkata :

“Diriwayatkan dari Abdullah bin al-Qibtiyyah, katanya : Al-Harith bin Abi Rabi’ah, Abdullah bin Safwan dan saya datang menjumpai Ummu Salamah Ummul Mukminin, mereka bertanya kepadanya tentang Tentera Yang Ditenggelamkan ke bumi.

Lalu ia Ummu Salamah menjawab :

“Sesungguhnya Rasulullah pernah bersabda : “Seseorang akan berlindung di Kaabah, lalu diutus kepadanya perutusan pasukan tetapi ketika mereka berada di padang pasir yang luas, mereka ditenggelamkan ke dalamnya.”

Sahabat yang meriwayatkan hadis itu ramai sekali, seperti : Ibnu Abbas, Ibnu Mas’ud, Huzaifah, Abu Hurairah, Umar bin Su’aib, Ummu Salamah isteri Nabi, Washfiyyah, Aisyah isteri Nabi, Hafshah dan masih ramai lagi yang lain. [Lihat kitab2 hadis : Musnad Ahmad: 30-37, Sunan Tirmizi: 4-506/2232, Al-Mustadrak: 4-520, Sunan Abu Daud yang bersyarah jilid 11: 380 syarah hadis ke-4268, al-Durr al-Manthur : 9-712/714, pada tafsir ayat yang ke-51, Surah Saba’ dan lain2.]

Sampai sekarang kejadian itu belum pernah terjadi, kerana kita belum pernah mendengarnya. Sebab kejadian itu adalah kejadian yang luar biasa, bagai layaknya kejadian pasukan “Gajah” Abrahah yang sangat terkenal itu, di mana tidak mungkin tidak diceritakan oleh manusia dari generasi ke generasi.

Hadis Muslim yang satu ini, secara tidak langsung mengkhabarkan datangnya Imam Mahdi. Sebab ia mengkhabarkan kejadian yang berkenaan dan berhubungan dengan Imam Mahdi sahaja.

Ayat Ketiga – Nabi Isa as muncul satu tanda kiamat

“Dan sesungguhnya ia / Isa benar2 merupakan ilmu/ tanda bagi hari kiamat. Kerana itu janganlah kamu ragu2 tentang hari kiamat itu dan ikutilah Aku. Inilah jalan yang lurus.”[Surah az-Zukhruf : 61]

“La’ilmun” dlm ayat ini ertinya benar2 ilmu

Maksud ayat di atas adalah turunnya Nabi Isa a.s. kemudian di akhir zaman, benar2 merupakan tanda bagi datangnya hari kiamat. Yakni bahawa kiamat telah dekat adanya.

Lihat tafsir2 karangan : al-Baghawi dalam tafsirnya Ma’alim al-Tanzil : 4-444/61, al-Zamakhsyari dalam al-Kasysyaf :4-26, al-Rozi dalam al-Kabir : 27-222, al-Qurtubi dalam tafsirnya : 16-105, al-Nasfi dalam tafsirnya yang dicetak bersama tafsir al-Khazin : 4-108/109, al-Khazin dalam tafsirnya: 4-109, Tajuddin al-Hanafi dalam al-Durar al-Laqiyth : 8-24, Abu Hayyan dalam al-Bahr al-Muhith:8-25, Ibnu Khatir dalam tafsirnya: 4-142, Abu al-Su’ud dalam tafsirnya: 8-52, Haithami dalam Mawarid al-Dhoman hadis ke-1758 dan lain2.

Sebahagian ulama lain mentafsirkan ayat tersebut di atas bersekali untuk Imam Mahdi a.s. Ulama2 tersebut seperti : al-Ghanji/al-Kanji al-Syafi’I dalam kitabnya al-Bayan: 528, Ibnu Hajar dalam al-Shawaiq al-Muhriqoh : 162, al-Syablanji al-Syafi’I dalam Nur al-Absharnya: 186, al-Qanduzi al-Hanafi dalam Yanabi’al-Mawaddah :2-126 bab 59, al-Syeikh al-Shabban dalam Is’af al-Roghibin : 153 dan lain2.

Kedua penafsiran di atas tidak bertentangan. Sebab turunnya dua orang itu, Imam Mahdi dan Nabi Isa a.s. di akhir zaman, sama2 merupakan tanda bagi datangnya hari kiamat.

> Al Mahdi di’ghaib’ kan Allah?

Mengapa Dia Dighaibkan Allah?

Maha Suci dan Kuasa, Allah yang telah menjaga Al Muntazar dari musuh2nya secara sempurna. Panjangnya umur beliau bukan kerana keafdhalan beliau melebihi para Rasul. Dengan menzahirkan beliau lebih awal, maka musuh akan dapat menjangkaunya.
Yang jelas itulah yang terjadi, seperti pengangkatan Nabi Isa a.s.. dan pasti ada alasan serta hikmah disebalik semua kejadian itu.

Kita beriman dengan Allah Yang Maha Kuasa yang jangankan memanjangkan umur manusia, mencipta atau membangkitkannya semula pun Dia kuasa.

1. Nabi ISA a.s

“Dan tidaklah mereka itu membunuhnya atau mensalibnya , tetapi Allah telah mengangkatnya ke sisi-Nya. [Surah an-Nisa’ : 158]

Penjelasan : Di sini Allah menolak terbunuhnya dan pensalibannya hal mana dapat difahami menolak kematiannya. Apatah lagi hadis2 banyak sekali yang menerangkan akan turunnya diakhir zaman untuk membantu Imam Mahdi menegakkan keadilan Islam.

2. Nabi Nuh a.s

“Dan telah Kami kirimkan Nuh kepada umatnya, kemudian Ia tinggal bersama mereka selama seribu tahun kecuali lima puluh.” [ Surahal-Ankabut : 14]

Sembilan ratus lima puluh tahun hanya berkenaan dengan umur Nabi Nuh a.s. yang dipergunakan untuk tabligh dan menyebarkan syariat Allah. Bukan umur seluruhnya. Jadi umur beliau lebih dari itu.

3. Ashabul Kahfi

“Kemudian Kami tutup telinga mereka beberapa tahun dalam gua itu ditidurkan.”
Dan mereka tinggal dalam gua mereka tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun” [Surah al-Kahfi : 11 dan 25]

Kalau Allah mampu menidurkan hamba-Nya beratus tahun tanpa makan, maka tidak ada kesukaran bagi-Nya untuk memanjangkan umur dengan apa cara sekalipun.

4. Nabi Yunus a.s

“Maka ia ditelan oleh ikan besar dalam keadaan tercela; maka sekiranya dia tidak termasuk orang2 yang banyak mengingati Allah; nescaya ia akan tetap tinggal di perut ikan itu sampai hari berbangkit”. [Surah as-Shaffat : 142,143,144]

Kalau Allah boleh memanjangkan umur Nabi Yunus a.s. dari ratusan tahun sebelum Nabi Muhammad s.a.w. hingga hari kiamat terjadi- itu pun di dalam perut ikan- maka betapa mudahnya kalau hanya memanjangkan umur Al Mahdi sekitar tidak sampai seratus tahun?.

Tidak ada pekerjaan yang lebih sukar atau yang lebih senang bagi Allah. Kerana semua pekerjaan bagi Allah adalah sama. Jika mengangkat sudu dengan mengangkat sebuah meja dengan sebelah tangan pada manusia itu sudah sangat jauh bezanya, pada Allah mencipta habuk dan mencipta sebuah planet tiada bezanya, sama sahaja, susah atau senang tidak relevan.

5. Nabi Khidir a.s

Masalah Nabi Khidir a.s juga diyakini berumur panjang adalah peristiwa lain yang dapat dijadikan contoh dalam masalah Imam Mahdi a.s. ini.

Dengan huraian di atas dapat dikatakan bahawa umur panjang adalah suatu yang tidak mustahil terjadi di sisi Allah.

Dan hal itu bukan merupakan ‘masalah’ bagi Allah Yang Maha Kuasa.

Masaalahnya adalah bagi kita yang terlalu me’rigid’kan agama.

awtim.JPG

Link : Imamul Mahdi is Mysterious? Astora Jabat & Persoalan Hadis2 Al Muntazar


Ke mana ghaibnya pesawat Adam Air? Ringkasan Laporan Rasmi Skylab

boutiqueairliner1.jpg  doc1.jpg doc2.jpgdoc3.jpg

 1. Surat awal : pemberitahuan maklumat untuk ikut serta membantu. 

2. Cover letter – Laporan Hasil Operasi Pencarian Adam Air oleh Team SkyLab

3. Halaman akhir laporan SkyLab

Baca dokumen di atas  di sini : Surat Skylab : Bahan Sejarah Kes Adam Air 2007

Laporan Ringkas Operasi Pencarian Adam Air oleh SkyLab

2 Januari 2007
Sheikh Ashaari Muhammad tersentuh hatinya bila menonton liputan pemberitaan di TV Malaysia mengenai kehilangan misteri pesawat Adam Air K574, pada hari sebelumnya.
Pesawat membawa 102 penumpang termasuk krew [awak pesawat] sedang dalam perjalanan dari Surabaya ke Menado. Beliau ikut merasa kesedihan yang mendalam sebagaimana yang dirasakan para keluarga mangsa/korban.

7 Januari 2007
Setelah memasuki hari ke enam pencarian yang dilakukan team pencarian tidak berhasil, beliau mengirim dua Tabib dari Team SkyLab untuk membantu pemerintah Indonesia.

7 Januari 2007
Setibanya di Jakarta atas inisiatif sendiri serta atas dasar tugas kemanusiaan, Team SkyLab mengadakan pertemuan dengan pelbagai pihak dalam upaya mensosialisasikan rencana operasi pencarian team itu.

8 Januari 2007
Team SkyLab melakukan konsolidasi internal, untuk memastikan posisi jatuhnya pesawat Adam Air dengan melakukan scan secara rohani, dengan menggunakan peta Sulawesi Selatan

Signal/ Isyarat rohani yang diperolehi menyatakan jatuhnya pesawat adalah di kawasan hutan yang terletak dekat dengan pertemuan dua sungai iaitu Sungai Lariang dan Sungai Toboro, di antara Gunung Kambuno dan Gunung Baliase.

confluence-rivers.jpg

Foto Hiasan : Empat foto ‘river-confluence’ atau pertemuan antara 2 sungai – lihat perbezaan warna di medan pertemuan itu. Subhanallah !

Ar Rahman 19-21 :  He has let free the two bodies of flowing water, meeting together. Between them is a Barrier which they do not transgress. Then which of the favours of your Lord will ye deny?

Dari scan, dapat dirasakan bahawa ada sebahagian penumpang yang masih hidup!

9 Januari 2007
Team SkyLab yang didampingi/diiringi Bpk Putrajaya dan Bpk Chandra Tirtawijaya, berangkat dari Jakarta ke Makassar dgn pesawat Lion Air. Menaiki Kijang Innova menuju Masamba, Kabupaten Luwu Utara.

10 Januari 2007
Sampai di Masamba. Menginap di Hotel Remaja Indah, yg sudah disiapkan Bupati Lutra. Beliau sangat mendukung usaha dan inisiatif Team SkyLab dalam tugas kemanusiaan ini.

11 January 2007
Mengadakan pertemuan dengan pihak2 berkenaan. Rencana untuk menaiki Helikopter SAR ke kawasan Pergunungan Kambuno terpaksa dibatalkan kerana Ketua Team SAR Pencarian Adam Air /dan Lanud Makassar telah memutuskan pagi itu bahawa semua pencarian di darat dihentikan dan mengarahkan semua pencarian di laut, disebabkan adanya penemuan potongan ekor Adam Air oleh seorang nelayan di perairan Pantai Baru, dekat Pare-Pare.

Malam : Team SkyLab diberi sokongan moral, didatangi beberapa tokoh masyarakat Masamba dan Lutra, supaya meneruskan pencarian sebagaimana yang direncanakan walau tanpa bantuan team SAR. Mereka rela menjadi tenaga sukarelawan untuk menyisir lokasi yang diduga. Mereka sedia membantu apa sahaja logistik kecuali satu sahaja….kata mereka..

“ Asal jangan minta pesawat saja, kita tidak punya.”

12 Januari 2007
Acara pelepasan dari halaman Posko SkyLab di Hotel Remaja, Masamba. Dipimpin oleh Bpk Ahmad ST. Dimulai oleh laungan azan Tabib Hassan Mohd Zin, serta bacaan doa selamat oleh Tabib Abdul Rahim Manap. Team lapangan dibekalkan air yang sudah didoakan oleh Abuya Ashaari Muhammad, untuk disiramkan pada tanah di sekitar titik kordinat yang diduga.

13 January 2007
Helikoper untuk kegunaan team SkyLab didapatkan dari Ketua Operasi Team Pencarian SAR, Marsama Eddy Suyanto.

14 Januari 2007
Team SkyLab [lima orang]  didampingi Kabag Umum Lutra, dan 2 orang personel dari Paskhas AURI terbang dengan pesawat Nomad yg dipandu Pilot Kapten Garing Sapta, ke atas lokasi hutan Kambuno yang diduga tempat jatuhnya Adam Air.

Sampai sahaja ke titik kordinat yang diduga, Team SkyLab menyiramkan air yang sudah didoakan Abuya Ashaari Muhammad dari udara.

Tiba2 berlaku keajaiban di mana awan tebal yang menutupi kawasan hutan tersebut membuka, seolah2 memberi laluan kepada pesawat kami untuk masuk ke situ.

Kapten menebangkan pesawat agak rendah mengitari kawasan itu…..Semasa team SkyLab menyiramkan air doa sekali lagi ke udara, segerombolan awan hitam tiba2 dilihat mengejar pesawat dari belakang dan menutup lokasi. Pesawat seolah2 digoncang dan ditarik kebawah mengikut graviti. Namun, Pilot dapat mengatasi masalah dengan baik.

Selepas itu, hampir semua team SkyLab tiba2 sahaja diserang rasa mengantuk. Dua orang Tabib Malaysia mengakui bahawa kawasan Kambuno itu jauh lebih berat dan hutannya lebih rapat/tebal dari hutan di Bario.

Kapten Garing mengakui bahwa itu adalah satu pengalaman baru baginya.

Sebelum  dia membawa team SkyLab, sewaktu dalam team SAR, dan sedang terbang di kawasan hutan Selatan Palu, dia ada fihrasat untuk masuk ke kawasan Kambuno, tetapi setiap kali mahu masuk, sering sahaja tertutup awan gelap, sehingga dia tidak berani masuk. Tetapi tadinya dia melihat sendiri bahawa awan hitam itu membuka, seolah memberi laluan masuk…awan hitam gelap yang mengejar dari belakang itu pula, seolah2 marah dan mengusir mereka.

Ketika kejadian ini dirujuk pada Abuya Ashaari Muhammad, memang benarlah menurutnya awan2 hitam itu adalah jin.

black-clouds.jpg

Malam itu, para  tabib SkyLab membuat operasi2  rohani ..bermula jam 3.00 pagi hingga ke Subuh dengan usaha2 taqwa di kamar mereka di hotel.

Alhamdulillah, jin penguasa kawasan hutan Kambuno sudah mahu diajak berdialog, walau dia belum mahu lagi memperkenalkan namanya.

Dia memberikan syarat untuk membuka penutup rohani kawasan itu, haruslah dibuat kenduri di 4 [empat] pesantren dan 4 [empat] kampung berbeda di Masamba. Info ini terus disampaikan keesokan paginya kepada Pemuda Lutra.

Setiap hari selama berlangsungnya operasi, mulai 3 – 3.30 pagi, team SkyLab mengadakan amalan rutin qiamullail seperti solat tahajud, taubat, hajat, witir, zikir dan merintih pada Tuhan. Lepas solat Subuh dilanjutkan dengan Tahlil Aurad Muhamadiah

15 Januari – 18 Januari 2007
Team SkyLab telah melakukan tujuh kali penerbangan dengan helikopter atas lokasi yang diduga, 1 jam pagi dan satu jam siang.

hole-punch-clouds.jpg

Terbang kali pertama – pagi.
Lokasi masih tertutup awan tebal, hingga tidak dapat terbang lebih rendah. Bila air doa disiramkan, kali ini yang mengejar pesawat adalah awan tebal seperti dulu tetapi warnanya putih. Awan terus mengejar dan berhenti mengejar hingga helikopter keluar dari kawasan koordinat tersebut.
Team SkyLab diberi rasa hati, bahawa, kejadian itu berlaku kerana mereka belum lagi memenuhi syarat yang diminta Jin Penguasa kawasan tersebut iaitu mengadakan kenduri. Maka rencana diatur untuk mengadakan kenduri selepas Zuhur nanti.

Terbang kali kedua – siang, selepas Zuhur.
Awan sudah tidak menutup titik koordinat tersebut. Suasana betul2 clear. Helikopter dapat terbang lebih rendah menyisir kawasan tersebut. Namun lokasi pertemuan dua sungai besar itu belum ditemui…kerana kawasan yang sangat luas, hutannya pula sangat rapat2 dan tebal. Pada masa yg sama, dua orang Tabib yang tidak ke lokasi tetapi di hotel, iaitu tabib M.Huda merasakan bahawa punggungnya merasa seperti diseterika sahaja! Manakala Tabib Hassan seolah2 diserang ‘seseorang’ yg ghaib. Staf dokumentasi pula, PCnya tiba2 ‘hang’. Alhamdulillah gangguan2 itu tidak lama.

Terbang kali ketiga – pagi
Selepas air doa disiram di udara, Jin Penguasa hutan Kambuno kawasan tesebut menampakkan dirinya kepada Tabib Hassan. Namanya Mulong-Mulong, wakilnya pula Mulangkap. Jin2 itu sangat besar, jika Pesawat Boeing lalu didepannya, dia boleh menangkapnya dengan sebelah tangan sahaja. Kata mereka..
“ Kami sudah buka tutupnya, kamu carilah sendiri. Nanti kalau sudah dapat, kamu potonglah seekor kambing untuk masyarakat Masamba.”

Lalu mereka pun menghilang. Selepas itu cuaca sangat cerah sekali.

Terbang kali keempat hingga ke tujuh.
Pertemuan dua buah sungai itu masih belum ditemukan.  Mulong2 pula masih berdiam diri, tidak mahu menunjukkan lokasi sebenar.

18 Januari 2007
Team SAR mengarahkan pencarian di darat diberhentikan…Namun team SkyLab dikeranakan kedatangan mereka adalah untuk mencari redha Allah, untuk membantu antara satu sama lain, tetap akan meneruskan operasi pencarian sampai sebatas yang mereka mampu, bersama2 orang2 yang Tuhan bukakan hatinya untuk membantu kerja2 kemanusiaan ini. Mereka menganggap bahawa penarikan fasiliti dari SAR sebagai ujian awal terhadap kesabaran dan keikhlasan hati mereka.

Maka selepas Isyak malam tersebut team SkyLab intropeksi diri, mengapakah bantuan Allah belum tiba. Mereka menyenaraikan dosa2 mereka termasuk dosa2 batin yang mungkin menjadi hijab bantuan Allah…seperti kepentingan diri, kepentingan dunia, ego dsb.

tasbih-wirid1.jpg

Tuhan tidak akan membantu orang yang berdosa, jika dibantu juga itu atas dasar istidraj. Istidraj akan disertai rasa sombong, hebat diri, susah bersyukur dan tidak melahirkan rasa kehambaan di sisi Tuhan. Bila diberi atas rahmat tuhan, ia selamat dan menyelamatkan [ tidak rasa diri hebat, mudah untuk dapat rasa hamba]

19 Januari 2007

Pemuda Lutra datang ke hotel SkyLab menginap, mohon supaya pencarian diteruskan. Di laut, badan pesawat masih juga belum dijumpai, maka kemungkinan badan pesawat di darat atau laut masih fifty-fifty.

deadprawns.jpg

23 Januari 2007
Hasil diskusi dan negotiation Tabib Hassan dengan Mulong-Mulong, yang mengutus wakilnya Mulangkap, jin memberitahu bahawa tanda untuk sampai ke lokasi jatuhnya pesawat adalah adanya udang yang mati secara banyak/massal di sungai kawasan itu.

Hasil siasatan dengan masyarakat setempat keterangan fenomena udang mati secara massal berlaku di sungai Lariang. Pengakuan masyarakat setempat [ Pak Joni dan Pak Tiris] yg tinggal di desa Onondowa, baru pertama kali mereka menyaksikan kejadian aneh seperti itu. Tabib Hassan menyiram air doa ke kawasan itu, dan dia mendapat keyakinan yang kuat itulah tempat yang dimaksudkan Mulangkap.

26 Januari 2007
Team sukarelawan masyarakat setempat dengan bantuan logistik Pemda Lutra dan Kabag Umum, berangkat menyisir ke lokasi titik kordinat yg diduga, perjalanan mengikut hutan diperkirakan mengambil masa 5 hari pergi, 5 hari pulang.

29 Januari 2007
Atas ihsan perintis DAS [ Pak Eko] team SkyLab terbang dengan Pesawat Das, ke lokasi diduga sambil pulang ke Masamba.
Cuaca cukup baik, tiada awan. Dari udara jelas daerah pertemuan Sungai Lariang dan sungai Tobaru.
Juga kelihatan adanya tebing gunung yang longsor dan masih baru serta tanah pasirnya memenuhi permukaan sungai Lariang. [Seperti  terlihat dalam VCD terlampir] .

Mungkinkah badan pesawat berada di bawah timbunan pasir Sungai Lariang?

Dari fakta informasi masyarakat setempat, berikut ditemukan :
1. Ibu Rubok &  Bapak Paulus Sigi [ Warga Onondowa], Ibu Wemy [ Warga Bangko] ketiga mereka mendengar ada bunyi pesawat terbang rendah di kawasan yg diduga pada 1 Januari 2007.
2. Bpk Kirwan [Warga Masamba] melihat pesawat terbang rendah ke arah Rampi pada 1 Januari 2007.
3. Patengkek [warga Bangko] melihat ada pesawat warna putih-merah, terbang rendah di sekitar lokasi, sampai dia menyebut “ Dimanakah jatuhnya itu pesawat.”   Oleh kerana terlalu rendahnya.
4. Banyak lagi warga yang mengakui diberi isyarat rasa hati, mimpi, bahawa pesawat itu jatuh di kawasan Rampi [ Hutan Kambuno] eg bapak Adam Surya, Budi, Heru dll..

intelligence.jpg

Sedikit petikan video


Al Mahdi is coming & You expect me to keep QUIET?!

mysterymahdi.jpg abuya-baca-quran-arqam.jpg

Dunia yang gelap akan bersinar dengan iman…tunggulah Baqiyatullah, Khalifah Mujaddid dan Mujtahid, DIA akan pasti tiba…

Once, a syeikh in Jordan, Syeikh…… requested Syeikh Ashaari to visit him at to his house (Syeikh Ashaari was staying in Jordan then), where he showed Ashaari his notebook. Mentioned in it is the impending arrival of Ashaari bin Muhammad, standard bearer of the Islamic resurgence in the East, to Jordan.

The message comes from the two figures by the name of Muhammad bin Abdullah, viz. the Messenger of Allah ( SAW ) and al-Mahdi.

Syeikh…….., from Morocco, told Syeikh Ashaari in Morocco in 1986,

“Why have you come here? Islamic resurgence originates from your place. The evidence is that you have brought Islam here.

Such were the words of the Messenger of Allah (SAW) to him before Ashaari arrived at his house in 1986.

Syeikh…….., from Mecca, visited Ashaari in Malaysia in 1996. He told of how the people of al-Mahdi were working hard to prepare for his arrival, and that Ashaari was al-Mahdi’s figure in the East. The message, he said, was conveyed to him by the Messenger of Allah (SAW).

It was narrated by Dr. Mahmood Al Marglani from Medina (now Ashaari’s son-in-law), that one day his syeikh (Syeikh Mecca…..) persuaded him to accompany the syeikh for his first ever visit to Malaysia. Upon arrival at the Kuala Lumpur airport, they were unsure of where to go, so they stayed at an apartment near the Tabung Haji complex in Kuala Lumpur.

The next day, Dr Mahmud went to the market and found a taxi driver who told him about Syeikh Ashaari. When his syeikh knew of the encounter, Dr. Mahmood was instructed to meet Ashaari. Difficult as it was to meet Ashaari who was under ISA’s restricted residence requirements, Allah SWT allowed them to meet in the end. After the discussions with Ashaari, Dr Mahmud disclosed that according to his syeikh, whatever had happened was all planned by the Messenger of Allah (SAW). “I bring message from the Messenger of Allah (SAW) to Ashaari,” said Syeikh Mecca.

Another sufi syeikh from Iraq, Syeikh……. is known to Syeikh Ashaari only through intuitive inspiration from The Messenger of Allah (SAW). He is said to be another strongman of al-Mahdi who will together participate in the Islamic resurgence near the end of time.

So Syeikh Ashaari then sent his representatives to Iraq although Iraq was in a state of war. During Iraq Fair, during which Malaysians were among those invited to Baghdad to participate, Ashaari’s emissaries, under the banner of Rufaqa’, managed to arrive at Syeikh [Iraq] house. It was quite a long distance to his place, in addition, war conditions were worrying. The eventual success of the mission left the representatives in a state of utter gratefulness to God.

In the meeting, even before the representatives could say anything, Syeikh Iraq told them, “Your success in coming here is the result of my discussion with Malaysian Syeikh (Ashaari).”

Ashaari’s struggle is indeed miraculous. All sorts of exceptional incidents involving the spiritual world take place. Ashaari has mentioned that a struggle which is devoid of spiritual help, is not a genuine Islamic struggle. Some further examples may help to prove this.

In 1985, when Ashaari was staying in Taman Tun Dr Ismail, Kuala Lumpur, we were suddenly told of a threat against him from certain quarters that were disturbed by the growing influence of Arqam. We hurriedly left for Singapore and continued our journey to Amman, the capital of Jordan.

That was the early event preceding Ashaari’s prolonged sojourn overseas, and explains why he did not return to Malaysia for seven years. Whenever his international passport expired, he secretly entered Malaysia to renew it. On certain occasions, he had to travelled at night for security reasons.

After only one day in Amman, Jordan, he received a message from his representative in Amman, saying that an Arab man was searching for him. So a meeting was arranged. Five Arabic men dressed in ulama-style attire introduced themselves as the Muntazirun group.

Without first introducing their individual names, they directly asked him,

Do you believe in Imam al-Mahdi?” Nodding, Ashaari expressed agreement that he believed in Imam al-Mahdi. In fact, it is such strong belief that has made for him many enemies in his own country.

He left the country after the Imam al-Mahdi issue, on which he was accused of deviation.

The second question greatly surprised Syeikh Ashaari,

“Do you know on this Imam al-Mahdi issue, there any corroborating evidence in the Al Quran?”

Ashaari was shocked because as far as Ashaari knew, clear evidence about Imam al-Mahdi is only found in the Hadith, not in Al Quran! His heart ticked, is this another trap for him relating to the Imam al-Mahdi issue?

Rejected by people in his own country, would he now be trapped in Jordan this way?

While he was thinking hard how to answer, the group leader suddenly asked, “You knew that Al Quran has illustrated how Prophet Moses’s mother was intuitively guided, via a feeling dropped into her heart, to float his baby in an enclosed box down the Nile River. That was the only way she felt could save him from being killed by the Pharaoh.

Indeed, he was saved. If her intuition had been first discussed with her family, many would surely disagree as it was impossible that the box and its contents could survive in the large river.

The leader of Muntazirun group continued, leaving him gaping,

“What is now in our heart about Imam al-Mahdi, is the feeling that Allah has gifted to Prophet Moses’s mother. You are very convinced in Imam al-Mahdi, you exposed him believing you will be safe. Today, everybody knows that it is very dangerous for someone to fight for Imam al-Mahdi as what you are presently doing. The Jews are willing to kill whoever declares himself as Imam al-Mahdi, even the shadow of Imam al-Mahdi will be extinguished. This means that the fighters of Imam al-Mahdi are not safe.”

That Syeikh continued, “Such intuition, if given to a prophet and a Messenger, is called divine revelation. When given to a person who is neither a prophet nor a Messenger, such as Prophet Moses’s mother and what you are experiencing now, it is known as inspiration. It is a strong feeling that shuts the mind from thinking and compels you to act.”

He was stunned at his description of the evidence about Imam al-Mahdi in the Al Quran.

The last question that Ashaari was asked that day was, “Have you met Imam al-Mahdi?” Feeling difficult to answer that question, he lowered his head for quite some time. In the end he answered, “That is my secret.”

The Muntazirun smiled and said, “We understand!” The meeting ended at that note.

The next day, through a Darul Arqam representative at that time, Syeikh [Jordan] invited Syeikh Ashaari to his house. The relationship has become close and family-like until now. He is the one mentioned above as having received the message from the Messenger of Allah and Imam al-Mahdi about Ashaari.

I [ Khadijah Aam - Ashaari's wife] have ever asked Ashaari regarding his belief about Imam al-Mahdi, at the time when he was enduring the hardship of travelling in Arab countries.

I asked, “Why can’t we negotiate with the government regarding the matter of Imam al-Mahdi? Is it not only a permissible difference of opinion? In defending it, we are forced to part with our family, country and culture.”

Ashaari reacted angrily, “A great leader is coming, and you expect me to keep quiet?” Such is Ashaari’s intense feeling towards Imam al-Mahdi.

It is true that until today, despite him being barred in the ISA, his congregation being destroyed and proclaimed as deviationist by the country, he was able to manoeuvre himself out of all these and he still steers his movement. He is safely back at the helm of matters.

Not few Malaysians are startled by what has transpired? Many have thought, if he has managed to withstand such twists and turns in his struggle, he certainly has a future.

True enough! Behind him are the two Muhammad bin Abdullahs. First, the Messenger of Allah (SAW). Second, Imam al-Mahdi. Both of them are in a condition of material non-existence, but both are alive in the spiritual world. In fact, Imam al-Mahdi will re-appear in this world in the manner the Prophet Jesus (SAW).

Both of them told Syeikh Ashaari that was it not for their help, God willing, he would have found its own graveyard even before the ISA arrests, that is when he was away abroad. Which fighter for truth can return to his country with pride, having been sent into exile? He was extradited in alarming circumstances.

Others, consigned to a similar fate, will not only be unable to open one Arqam branch after another in foreign countries, but to work in a restaurant will also be difficult.

Similarly, has there been a fighter who, despite his movement twice being the victim of the ISA, continues to wage his struggle, in fact expanding its size? Other causes have found their demise at the hands of the ISA, including the communist struggle.

At a time when he was struck by severe illness, his struggle is being increasingly accepted by his fellow countrymen. This would not have happened if not backed by Allah through His two beloved Muhammad bin Abdullahs. The second one plays a similar role in Ashaari’s struggle to the role played by Gabriel and its fellow angels in the struggle of the first Muhammad bin Abdullah – the Messenger of Allah (SAW).

Muslims ought to equip themselves with knowledge of events near the end of time. But the Jews have corrupted the Islamic education system, so Muslims have been bred with a despise for such treasures. Instead the Jews are very knowledgeable regarding signs of imminent events towards the end of time in the Hadith and Al Quran.

Jews know that they will perish at the hands of Muslims coming from the East. Therefore, they are willing to engage in a murderous spree of Muslims in their effort to change the face of Western Asia.

Muslims worldwide demonstrate in anger against the Jews, who know very well that they cannot be defeated in such a way. Only when there is a group of Muslims with taqwa, will Allah punish the damned enemies.

Syeikh Imam Ashaari Muhammad at Tamimi urges, let us pray that Allah quickens the advent of Imam al-Mahdi, as only he is the competent leader, qualified by Allah, to overcome enormous problems of the world that have so humiliated present-day Muslims.

Other leaders have become the pawns of Jews.

O Allah, The Great Saviour, from You comes salvation, send us the saviour for the salvation of this world.

AMEEN……

Excerpt from the book : Ashaari Muhammad : The Most Miraculous Leader of His Time, 1st Edition, Written by Khadijah Aam.

Gov’t bans 18 books, four linked to Ashaari

http://www.suaram.net/display_article.asp?ID=676

11-abuya.gif

Foto hiasan : Atas kiri : Al Mahdi dari gambaran pelukis. Bawah : Sebahagian Syeikh2 seluruh Arab yang punya ratusan ribu pengikut, sudahpun berbai’ah kepada Sheikh Ashaari Muhammad dan menukar wirid mereka kepada wirid Aurad Muhammadiah [yg menimbulkan kontrovesi hanya di Malaysia].


Doa Menghancurkan Musuh Islam

doajihad.jpg

 

cominhome1.gif

http://ww2010.atmos.uiuc.edu/guides/mtr/hurr/gifs/home1.gif

 

Prihatin umat  yang menjerit perit ditindas memohon penjelasan….

 

Mengapa umat Islam Palestine, Lubnan hancur dibom, mengapa?

Mengapa Muslim Bosnia Herzegovina disembelih, mengapa?

Mengapa Muslim Kashmir diusir, mengapa?

Mengapa Muslim Rohingya diburu, mengapa?

Mengapa Muslim Afghanistan,
Iraq diperangi, dibunuh, dirogol, dikebulurkan, mengapa?

Mengapa Muslim Somalia ditindas, mengapa?

Mengapa Muslim Chechnya, Kosovo dipinggirkan, mengapa?

Mengapa Muslim Aceh dimusuhi, mengapa?

Mengapa Fatah, Hamas, Hizbollah bercakaran, mengapa?

Mengapa dan mengapa?

 

Mengapa Islam dihina dan terhina serata dunia..

mengapa?!

 

GURUKU MENJAWAB……

 

Sebenarnya, bukan musuh di luar …

Musuh hakikimu bukan itu…..

Bukan Yahudi, bukan Amerika, bukan Serb, bukan kapitalis,

Bukan Russia, bukan Junta, bukan Hindu, bukan Barat,

Bukan demokrasi, bukan sekularis,

bukan sosialis, bukan komunis,

 

BUKAN…

 

Bukan itu musuhmu..

 

Tetapi degil akar umbi zionis di dalam hatimu itulah,

Tetapi cinta kapitalis di dalam itulah,

Tetapi amuk Serb,

degil yahudi, zalim polis Amerika

di dalam itulah….

Dalam hati, dalam peribadi, dalam akal,

dalam diri…..itulah

Yang menjarah, yang bertahta dalam batin ummah..

 

Tetapi…

Muslim tidak prihatin lagi akan musuhnya yang di dalam..

 

Muncullah tirani mustakbirin sepanjang sejarah

Pedang, lembing,senapang, roket, kereta kebal,

Bom, pesawat tanpa pemandu,

Senjata nuklear, senjata kimia, senjata biologi..

Al mala’u pemerah air mata,

Penumpah darah,

Hulagu, Ferdinand, Milosevic, Karadzik,

Bush Sr, Shamir, Sharon,Gobarchev, Bush Jr, Olmert…

 

Bila Muslim lupakan Allah

Bila Muslim lupakan taqwa

Bila Muslim lupakan iman

Bila Muslim lupakan syariat

Bila Muslim lupakan Islam

 

Bila….

Bila Muslim ditimpa al- wahan

Bila hati cinta dunia, takut mati

Maka jatuhlah hukuman Mahkamah Tuhan

di-IZIN-kanNya tangan-tangan besi

bermaharajalela sesuka hati

 

Yang bersalah…?

ULAMA!

Ulama, ulama, ulama

Ulama pasak tiang sendi umat ini yang bersalah

Ulama sebagai tuan tanah baru….

yang berladangkan kitab dan madrasah

Ulama si jutawan besar yang memperdagangkan wahyu dan sabda

Ulama mendamba dinar merayu gelar di atas mimbar

Ulama yang berlidah kelu menegur singgahsana penguasa

Ulama yang berhati berat, sendat berkarat untuk mendidik umat

Ulama punca taufan gila melanda dunia Islam…

Ulama…

Ulama yang sudah dilalaikan oleh dunia..

 

Ratusan, puluhan, belasan atau beberapa  tahun lalu,

 

Cuba kau tanyakan, kau tanyakan..

Tanyakan mullah di Afghanistan, mana dakwahnya?

Tanya Imam di Bosnia, mana tarbiahnya?

Tanya maulana di Kosovo, mana doanya?

Tanyakan Syeikh di Palestine, mana korbannya?

Tanya khatib di Kashmir, apa khutbahnya?

Tanya kadhi di Chechnya, mana jemaah Islamnya?

 

Kau tanyakan,

Mengapa pewaris nabi tidak menyelusuri sunnah nabi

Mengapa pewaris nabi lupakan janji

Mengapa amanat Ilahi dikhianati?

 

Jangan kau tangisi nasib umat ini serba
malang,

serba terbuang

 

Qudrat kita yang sekerat, walau quwwah melimpah

Syahadat kita yang dihiris,

walau tauhid menipis

Islam jadi yatim di tengah 1 billion umatnya

 

DITOLAK DOA KALIAN !!

kerana Allah tak pandang

Tiada jaminan dulu dan sekarang

Kini dan akan datang

 

Tidak!

Tidak akan dibantu Muslim yang dibelenggu nafsu

Ini dimaktub oleh Al Quran, oleh sunnah,

Sudah serlah di dalam sirah…

 

GURUKU…..

…Walau suaramu tidak gegak-gempita demonstrasi

Dermamu tidak tercatat dalam tabung publisiti

Tetapi langkah gerakmu, tapakmu

mencecah janji Allah dalam

meniti hadis2

taqwa, minda, doa, strategi,

merintih dosa, tahajjud, wirid, zikir,

dalam hati, dengan lidah,

kalimat jihad adalah muktamad!

 

Bosnia, Kashmir,Afghanistan, Iraq, Palestine, Lubnan, Chechnya,
Somalia

Adalah…

Dedaunan kering yang gugur penyubur pohon

 

Tunggulah, tunggu

Gelombang alun taufan badai kemaraan karamah,

Kemaraan doa,

Serta bantuan Allah

 

Islam dari Timur akan menuju Khurasan

Tunggulah panji2 hitam..menuju Khurasan,

Menuju…

Menuju Yaman, menuju Syam, menuju Haramain,

Menuju Makkah, menuju Madinah

Menuju
Iraq, menuju Eropah,

 

Tunggulah Asoib, tunggulah Ikhwan, tunggulah Abdal,

Tunggulah Nujabak, tunggulah!

Tunggulah tentera2 Tuhan mengepung dari segala pelusuk

Tunggulah angin, air, ombak laut, gegak gempitabumi, ledakan api, ribut salji!!

Tunggulah kuman2 penyakit dari segala jenis…..

Yang akan menyerang batang tubuh

pemimpin keparat

dan tentera-tenteranya

 

Tunggulah

karamah iman, karamah taqwa, karamah zikir, karamah tawadhuk,karamah sholat, karamah istiqamah, karamah kasih sayang, karamah takut dan cintakan Allah..

Tunggulah…

AL MUNTAZAR!

 

Adaptasi 90% dari puisi ‘Bosnia-Herzegovina dari Minda Guruku’

Abu Aqil Relevani

Er Shan, Yunnan CHINA

 

Doa Jihad: dibaca tiap kali selesai salam kedua, sehabis sholat..

Sudah diamal hampir lebih 100 tahun.

 

Terjemahan Intipati Doa :

Wahai Tuhan kami, tolonglah tentera2 Islam

Dan askar2 yg mengEsakan Tuhan

Dan binasakanlah orang2 kafir

Orang2 degil, pembawa2 bid’ah

Dan orang2 yang mempersekutukanMu

Dan hancurkanlah musuh2Mu,

musuh2 agama Islam

 

Wahai Tuhan

Pecahkanlah kumpulan mereka

Dan bubarkanlah himpunan mereka

Kurangkan bilangan mereka

dan goncangkan kaki2 mereka

Turunkan seksa yang pedih ke atas mereka

Dengan RahmatMu wahai Tuhan sekalian alam

 

Selawat

Wasallallahu ala saiyidina wa maulana muhammad

Wa ala aliihi wasahbihi ajmaiin

Subahana rabbika rabbil izzati amma yasifun

Wa salamun a’lal mursalin

Walhamdulillahhirabbil alaminn..

 

Sheikh Muhammad ibnu Abdullah [ AsSuhaimi ]


Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 1,061 other followers